Dialog Kritis Mode Pesawat Meramaikan Festival Bulan Juni 2025

SHI.or.id – Palembang, Di tengah gempuran pembangunan dan revitalisasi yang kian menyingkirkan warga miskin kota (Baca: Gentrifikasi), sebuah komunitas kecil justru menjadi ruang solidaritas menyuarakan perlawanan. Bertempat di Taman Rumah Susun Kota Palembang, kegiatan bertajuk “Gentrifikasi Di Kota Palembang” digelar sebagai bagian dari rangkaian Festival Bulan Juni 2025, yang tahun ini mengusung tema “Zona Otonomi Sementara”.

Diskusi dilaksanakan pada tabggal 14 Juni 2025 dimulai dari pukul 15.00-17.30, lalu keliling rusun 17.30-18.00 WIB. Kegiatan diadakan Komunitas Mode Pesawat, kolektif yang dikenal menyediakan ruang dialog kritis dan lintas disiplin. Sebagai pengisi utama, Asmaran Dani menghadirkan narasi tentang kehidupan sosial penghuni rusun yang terpinggirkan. Melalui teks yang dibacakan bergantian oleh peserta “Cerita Gentrifikasi di Bukit Kecil” kisah kecemasan dari warga rusun menghadapi revitalisasi.

Dipandu oleh Zelvan, Ketua Sarekat Hijau Indonesia Kota Palembang, diskusi berkembang menjadi pembacaan mendalam terhadap proses gentrifikasi. Mengutip Louis Althusser, Zelvan menjelaskan bahwa pembangunan bukan netral. Ia dikendalikan oleh ideologi yang bekerja lewat media, dan kebijakan pembangunan.

Kegiatan ini dihadiri anggota Sarekat Hijau Indonesia Kota Palembang, mahasiswa UIN Raden Fatah Palembang, serta masyarakat setempat. Mereka membedah bagaimana kota, menurut David Harvey, dibentuk oleh logika kapitalisme, di mana ruang hidup warga miskin diubah menjadi komoditas yang hanya bisa diakses kelas atas.

“Revitalisasi tidak pernah benar-benar mengajak bicara mereka, sebab mereka pelan-pelan akan disingkirkan dari jantung kota.” Ucap Ella salah satu peserta yang hadir.

Festival Bulan Juni 2025 merupakan gerakan kultur dengan semangat memediasi seni, kritik sosial yang diselenggarakan berbagai komunitas dan lintas organisasi rakyat. Setelah diskusi selesai pada pukul 17.30 Wib, peserta diajak keliling rusun dipandu kawan-kawan Komunitas Mode Pesawat sampai menjelang maghrib.